Minggu, 18 Maret 2012

pengalaman bersama ular tanah

ular tanah atau Agkistrodon rhodostoma atau juga disebut ular bandotan bedor atau ular gibuk...
bertaring solenoglypha atau dapat di lipat karena memiliki engsel..
mengandung bisa haemotoxcin kuat yang menghancurkan darah dan jaringannya plus racun neurotoxcin yang mematikan syaraf.
populasi terbanyak terdapat di jawa barat
makanan utamanya adalah tikus sehingga sebenernya membantu petani dalam mengendalikan hama tikus.
Species : Agkistrodon rhodostoma Boie, 1827

N.I. : Malayan Pit Viper, Malaysian Moccasin, Bandotan Bedor (Jawa),

Ular Tanah, Ular Gibuk (Jabar)

a. Ciri-ciri :
- Badan coklat dengan corak gambar seperti diamond, membesar diperut dan mengecil ke ekor serta leher.
- Gerakannya agresif
- Kepala segitiga, dengan sisik yang besar
- Panjangnya hingga mancapai 1000 mm
- Jika marah akan membentuk k huruf S

b. Habitat : didarat khususnya bersemak, rumput
c. Aktivitas : siang dan malam hari
d. Makanan : Tikus
e. Populasi : Jawa, Suamatra

inilah penampakan si ular



pengalaman bersama ular tanah ini dimulai saat camp, saat mau bikin jalur jurit malam saya tidak sengaja menginjak ular tanah ini dan alhasil jempol saya pun dipatok, "wow sakiiit"
teman-teman langsung mengikat kaki saya supaya bisa nya tidak menjalar..
saya langsung ke rumah sakit, dijalan langsung bertemu ibu-ibu ganjen "kenapa dek?" "saya dipatok ular bu" dengan terkejut ibu itu menyarankan saya untuk ke tabib setempat, dengan diantar oleh tukang ojek setempat sampailah saya ke rumah si tabib yang ternyata dia seorang kakek-kakek, kakek itu membersihkan jempol saya dan jempol saya pun langsung di sedooooooot. *ga jijik apa tu kakek setelah itu saya dikasih air asin sepertinya sih air campur garam..berhubung jempol saya tambah bengkak dan bengkaknya pun menjalar kita pun pamitan pada si kakek dan langsung menuju rumah sakit, krakatau medika adalah rumah sakit yang kita tuju.

Di rumah sakit, saya lebih tepatnya jempol saya dianiaya oleh dokter, pisau yang tajampun menyayat jempol saya, serem euy..







setelah proses penyayatan saya pun diharuskan rawat inap, dan setelah 3 hari dirawat di rumah sakit saya pun pulang ke kosan dengan kaki yang masih bengkak, bengkak di kakipun kembali seperti semula setelah kurang lebih 2 minggu tapi lukanya baru kering setelah kurang lebih 1 bulan, dan kuku jempol saya pun rusak dan berganti dengan yang baru. ketika saya menulis ini pun kuku jempol saya belum kembali seperti semula.

pesan buat semuanya, hati-hati dan pakailah sepatu disaat kalian bermain ke alam bebas..

Rabu, 21 September 2011

Metalurgi

Teknik Metalurgi adalah bidang ilmu keteknikan dan seni yang membahas tentang proses pengolahan mineral (termasuk pengolahan batubara), proses ekstraksi logam dan pembuatan paduan, hubungan perilaku sifat mekanik logam dengan strukturnya, proses penguatan logam serta fenomena-fenomena kegagalan dan degradasi logam Ketiga ilmu dasar sains digunakan dalam mengembangkan tiga sektor dasar dalam pengetahuan Metalurgi yang meliputi Metalurgi Kimia, Metalurgi Fisika dan Engineering Process.


Electric arc furnace 


Lingkup ilmu Teknik Metalurgi begitu luas, dimulai dari pengolahan mineral (mineral dressing), ekstraksi logam dan pemurniannya, perekayasaan sifat fisik logam (physical metallurgy), proses produksi logam (mekanichal metallurgy), teknologi perancangan dan pengoperasian sistem-sistem metalurgi hingga fenomena kegagalan struktur logam akibat beban mekanik dan degradasi logam akibat berinteraksi dengan lingkungannya termasuk pengendaliannya, serta teknologi daur ulang.





Blast furnace 


Prospek Lulusan Teknik Metalurgi dan Material Lulusan Teknik Metalurgi dan Material dapat bekerja pada berbagai bidang diantaranya adalah :
1. Bidang Industri Pertambangan (PT. Freeport Indonesia, PT. Aneka Tambang, PT. Timah, PT. Newmont Nusa Tenggara, industri semen, pengolahan mineral bahan keramik dan bahan refraktori)
2. Bidang Industri Ekstraksi Dan Peleburan Logam (PT. INCO, PT. Aneka Tambang, PT. Timah, PT. Inalum, PT. Krakatau Steel, industri pengolah emas-perak, dll)
3. Bidang Industri Manufaktur (industri pengecoran logam, industri otomotif, pesawat terbang, kereta api, perkapalan, industri pembuatan mesin dan komponen)
4. Bidang Industri Perminyakan Dan Gas (pada bidang ini, lulusan Teknik Metalurgi dan Material dapat menduduki posisi sebagai corrosion engineers, pipeline risk & assessment, dan metallurgical failure analyst)
5. Bidang Lembaga Penelitian, Akademisi, dan Pemerintahan
6. Dan Bidang Lain (Mikroelektronik, konsultan, Bidang Kesehatan, dan Bidang Pembangkit Energi Listrik)
7. Dan lain sebagainya

Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Metalurgi :
1. Univ. Indonesia (UI)
2. Univ. Sultan Ageng Tirtayasa Cilegon (UNTIRTA)
3. Inst. Teknologi Bandung (ITB)
4. Inst. Teknologi Sepuluh November (ITS)
5. Univ. Jenderal Achmad Yani (UNJANI)

Untuk penutup, saya kutip dari jargonnya Teknik Metalurgi Untirta

 "Never Die Metallurgy!!!!" \m/

Raja Ampat

Raja Ampat adalah salah satu tempat wisata yang sangat diidam-idamkan oleh para pelancong untuk dikunjungi. Tempat ini benar-benar mempunyai daya tarik yang luar biasa.
Raja Ampat adalah pecahan Kabupaten Sorong, sejak 2003. Kabupaten berpenduduk 31.000 jiwa ini memiliki 610 pulau (hanya 35 pulau yang dihuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, namun hanya 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan. Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan langsung terpikat. Mereka seakan ingin menjelajahi seluruh perairan di “Kepala Burung” Pulau Papua.
Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang. Luar biasa. Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut.

Nothomyrmecia Macrops (Semut Dinosaurus)


Macrops Nothomyrmecia, kadang-kadang disebut Semut Dinosaurus, adalah satu-satunya spesies yang masih ada dari genus nya. Sifat primitif semut dalam perilaku dan biologi telah menghasilkan spesies yang seringkali dianggap sebagai "fosil hidup".


Semut ini ditemukan di daerah sejuk mallee selatan Australia Selatan dan Australia Barat di area pertumbuhan penduduk old-growth dengan berbagai Eucalyptus spesies. Semut ini memiliki ketertarikan khusus bagi ahli entomologi karena diyakini mereka mungkin menawarkan kesempatan untuk mengamati dan belajar "primitif" organisasi sosial semut. Namun, N. macrops diketahui memiliki beberapa kebiasaan perilaku spesies semut yang lebih maju, dan filogeni dari semut menunjukkan bahwa garis keturunan semut lain seperti Ponerinae lebih tepat dianggap "primitif" dalam keluarganya.


Nothomyrmecia awalnya ditemukan pada tahun 1931 dekat Balladonia di Australia Barat . Pada saat itu dianggap bukti hidup bahwa semut telah berevolusi dari tawon. Namun naturalis amatir yang menemukan spesies telah gagal untuk merekam situs koleksi, sehingga tidak ada spesimen lainnya yang dapat ditemukan di daerah tersebut. Pada tahun 1977 seekor semut pekerja dari spesies soliter itu ditemukan oleh Dr Bob Taylor dan timnya dari ahli entomologi dari Canberra di Poochera , 1300 km (800 mil) dari lokasi penemuan 1931. Sebuah koloni lebih lanjut ditemukan di Penong , 180 km (110 mil) di sebelah barat Poochera, namun nasib koloni yang ditemukan pada tahun 1931 tidak diketahui.

Pada tahun 1998 ahli paleontologi C. Baroni Urbani menggambarkan sebuah spesies fosil baru ditempatkan dalam genus punah Prionomyrmex , yang awalnya digambarkan pada 1868. Setelah memeriksa spesimen Nothomyrmecia macrops, Baroni Urbani menyatakan pendapat bahwa spesies barunya dan Nothomyrmecia macrops berasal dari genus yang sama, dalam hal ini Prionomyrmex nama akan mengganti nama Nothomyrmecia (yaitu, bahwa Nothomyrmecia adalah sinonim junior Prionomyrmex). Namun, sinonim ini belum diterima secara luas oleh masyarakat dgn ​​serangga.